Abstract :
Industri smartphone telah mengalami pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa
tahun terakhir, jadi banyak perusahaan yang bersaing sekreatif dan seinovatif
mungkin untuk membubat fitur yang lebih unggul dari tahun tahun sebelumnya.
Pertama kali Infinix memasuki ke Indonesia yakni pada tahun 2015 melalui
smartphone Infinix seri Note, hal ini juga menandai masuknya Infinix di kawasan
kota Batam. Salah satu perusahaan yang mulai berhasil merebut hati pengguna
smartphone Indonesia adalah Infinix, baik dari teknik pemasarannya maupun
teknologi yang ditawarkannya. Hal ini memungkinkan jumlah pengguna
smartphone Infinix semakin meningkat. Pelanggan dapat tertarik dengan metode
pemasaran dan kecanggihan teknologi yang ditawarkan. Penelitian ini memiliki
tujuan untuk mengetahui pengaruh Word Of Mouth, Kualitas Produk dan Brand
Image terhadap Keputusan Pembelian Smartphone Infinix di kota Batam. Metode
penelitian kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Dengan menggunakan rumus
Slovin, 100 koresponden Kota Batam dijadikan sebagai responden, sehingga
metode pengambilan kuesioner menjadi instrumen. Kuesioner digunakan sebagai
pendekatan pengumpulan data. Prosedur analisis data meliputi uji statistik
deskriptif, uji kualitas data, uji asumsi klasik, uji pengaruh, dan uji hipotesis dengan
menggunakan software SPSS 25. Berdasarkan hasil regresi linier berganda, Pada
word of mouth (X1) terdapat pengaruh positif dengan nilai regresi sebesar 0,250
atau 25% terhadap variabel keputusan pembelian (Y), pada kualitas produk (X2)
terdapat pengaruh positif dengan nilai regresi sebesar 0,624 atau 62,4% terhadap
variabel keputusan pembelian (Y), pada brand image (X3) terdapat pengaruh positif
dengan nilai regresi sebesar 0,254 atau 25,4% terhadap variabel keputusan
pembelian (Y). Adapun hasil kontribusi untuk variabel word of mouth, kualitas
produk, dan brand image kepada variabel keputusan pembelian sebesar 90,3% atau
0,903 dengan nilai Adjusted R square yang dihasilkan. Dengan demikian
disimpulkan dengan word of mouth, kualitas produk, dan brand image berpengaruh
simultan terhadap keputusan pembelian pelangaan.