Abstract :
Batam merupakan Kota Industri yang banyak masyarakat ingin mendapatkan
pekerjaan di perusahaan-perusahaan di Kota Batam. Untuk mewujudkan pencari
kerja yang mampu berdaya saing didunia pekerjaan Dinas Tenaga Kerja
mengadakan pelatihan kompetensi untuk masyarakat yang mencari pekerjaan dan
tenaga kerja. Adapun permasalahan-permasalah pada penelitian ini adalah masih
banyak jumlah pencari kerja yang belum mendapatkan kompetensi kerja, masih
banyak unit kompetensi yang tidak mendapatkan magang atau praktik
diperusahaan, Kartu kuning sebagai salah satu persyaratan kerja. Peneliti
mengambil judul Strategi Dinas Tenaga Kera dalam meningkan kompetensi
tenaga kerja. Metode pelatihan yang digunakan adalah metode penelitian
deskriptip. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Geoff Mugan
yaitu dengan 5 indikator, tujuan(purpose), Lingkungan (environtmen), Pengarahan
(direction), tindakan (action), pembelajaran (learning). Hasil dan pembahasan
adalah Dinas tenaga kerja dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja
melaksana perekrutan pelatihan kerja melalui media sosial, seperti berita batam
pos, dan website Disnaker Kota Batam, Pencari kerja dapat melakukan
pendaftaran dan mengikuti tes tertulis di Kantor Dinas Tenaga Kerja, yang lulus
akan dilanjutkan pelatihan kerja di Lembaga Pelatihan kerja(LPK) yang bekerja
sama dengan Disnaker, mereka akan mengikuti pelatihan sesuai pelatihan
kompetensi yang didaftarkan sebelumnya. Namun setelah mendapatkan pelatihan
kompetensi kerja, Pencari kerja mencari sendiri pekerjaan. Masih banyak dari
Pencari kerja tidak mendapatkan pekerjaan sesuai pelatihan kerja yang didaftarkan
sebelumnya, Dinas tenaga kerja memberi tanggapan dengan mengusulkan
sebaiknya pencaker tersebut mengambil pelatihan kompetensi dibidang lain atau
sesuai yang digemari saja. Untuk solusi bagaimana mendapatkan pekerjaan tidak
ada solusinya karena mereka sudah dibekali dengan pelatihan kompetensi.