Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan eufemisme dalam film "A
Passage to India," yang disutradarai oleh David Lean dan diadaptasi dari novel
karya E.M. Forster tahun 1924, melalui lensa sosiolinguistik sebagaimana
didefinisikan oleh Fishman (1989). Studi ini fokus pada jenis-jenis eufemisme
yang diidentifikasi oleh Hua (2020a) dan fungsinya sebagaimana dikategorikan
oleh (Burridge, 2012). Jenis-jenis eufemisme yang dieksplorasi mencakup yang
terkait dengan tabu, kesopanan, politik, dan profesi. Fungsi-fungsi eufemisme
yang diteliti meliputi fungsi protektif, licik, mengangkat, provokatif, kohesif, dan
ludik. Dengan menggunakan desain penelitian kualitatif, data dikumpulkan
menggunakan metode formal dan informal seperti yang dijelaskan oleh
Sudaryanto (2015). Ini termasuk penelitian kepustakaan dan analisis mendetail
dari elemen intrinsik dan ekstrinsik film, dengan hasil dilaporkan secara deskriptif
(J. W. Creswell, 2009). Temuan mengungkapkan bahwa eufemisme dalam film
ini memiliki beberapa fungsi sosial, seperti meredakan pelanggaran, menjaga
kesopanan, dan menavigasi topik sensitif, sehingga mencerminkan dan
memperkuat norma budaya dan hierarki sosial. Studi ini memberikan kontribusi
pada pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana eufemisme berfungsi
dalam konteks kolonial dan memberikan wawasan tentang implikasi
sosiolinguistiknya. Dengan meneliti bahasa eufemistis dalam "A Passage to
India," penelitian ini menyoroti interaksi kompleks antara bahasa, masyarakat, dan
budaya, menawarkan perspektif yang nuansa tentang fungsi sosiolinguistik
eufemisme dalam menjaga kohesi sosial dan menangani subjek tabu.