Abstract :
Latar belakang masalah pada penelitian ini adalah minat belajar siswa yang masih rendah, dikarenakan guru hanya banyak menggunakan metode ceramah saja yang mengakibatkan 50% peserta didik masih mendapat nilai di bawah kriteria keuntasan minimum (KKM). Jenis penelitian yang dilakukan adalah pelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi atau pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SDN Kedung Caluk 2 yang berjumlah 13 orang yang terdiri dari 7 siswa laki-laki dan 6 siswa perempuan. Data tes dianalisis menggunakan nilai ratarata persentase belajar, sedangkan data observasi pengamatan dianalisis menggunakan nilai rata-rataskor, skor tertinggi, skor terendah, selisih skor dan kisaran untuk tiap kriteria. Untuk kegiatan pembelajaran siswa siklus I dengan skor rata-rata 44 dalam kriteria cukup, pada siklus II skor rata-rata meningkat yaitu 50 dalam kriteria baik. Sedangakan hasil belajar siswa setelah menggunakan metode Role Playing siklus I dengan rata-rata 61,5 dengan ketuntasan belajar 46%, pada siklus II meningkat menjadi nilai rata-rata 82,6 dengan ketuntasan belajar 92%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa melalui penerapan metode Role Playing dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa dikelas III SDN Kedung Caluk 2.