Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Agasita, Desy
Luhurningtyas, Fania Putri
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2021-11-01 04:06:55
Abstract :
Latar Belakang : Biji ketumbar (Coriandrum sativum L) mengandung senyawa
metabolit flavonoid, alkaloid, kuersetin, saponin, dan polifenol. Flavonoid dapat
menurunkan kadar kolesterol total dengan mekanisme kerja menghambat 3-Hydroxy-3-
Methyl-Glutaryl-CoenzymeA (HMG-CoA) reduktase yang menyebabkan penurunan
sintesis kolesterol. Alkaloid bekerja sebagai antioksidan dengan mendonorkan ion
hidrogen. Kuercetin mampu mencegah oksidasi LDL dengan menangkal radikal
bebas, saponin dapat menghambat penyerapan kolesterol dan trigliserida dengan
membentu ikatan kompleks di dalam usus dan tidak larut dalam kolesterol,
berikatan dengan asam empedu membentuk misel dan meningkatkan pengikatan
kolesterol dan trigliserida oleh serat. Polifenol mampu meningkatkan kadar HDL
dan menurunkan LDL oksidatif (oxLDL), dan menurunkan kadar trigliserida. Tujuan
penelitian ini adalah untuk melakukan kajian literature terhadap aktivitas
antihiperlipidemia ekstrak biji ketumbar (C. Sativum L) secara in vivo.
Metode : Metode penelitian yang digunakan yaitu review jurnal yang diambil dari
4 jurnal yang terindeks nasional (SINTA) dan 1 junral internasional terindeks
SCOPUS tentang aktivitas antihiperlipidemia dari ekstrak biji ketumbar secara in
vivo, yang diterbitkan dari tahun 2011-2020.
Hasil : Ekstrak biji ketumbar mempunyai aktivitas penurun kadar trigliserida
dengan dosis 21,6 mg/kbBB dibandingkan dengan simvastatin dan 200 mg/kgBB
dibandingkan dengan almubin serum sapi. Ekstrak biji ketumbar dapat
menurunkan kadar kolesterol total dengan dosis terbesar 840 mg.kgBB, serta
dapat menurunkan kadar sel busa 700 mg/kgBB/hari
Kesimpulan : Ekstrak biji ketumbar (Coriandrum sativum L) mempunyai aktivitas
yang dapat menurunkan kadar kolesterol total, trigliserida, dan kadar foam cell
(sel busa) dengan variasi dosis yang berbeda.