Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Widiasman, Restwu
Aprilliana, Melati
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2021-11-02 02:48:59
Abstract :
Antioksidan dari alam salah satunya berasal dari tanaman sirih.
Sirih merupakan tumbuhan yang telah lama digunakan untuk pengobatan
tradisional oleh masyarakat Indonesia dan Asia lainnya, Tubuh manusia
membutuhkan zat penting yaitu antioksidan dalam jumlah yang cukup untuk
mengurangi efek negatif radikal bebas, tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui pelarut optimal yang digunakan untuk mengekstraksi metabolit
sekunder pada varietas daun sirih dan untuk mengetahui varietas daun sirih yang
memiliki antioksidan paling baik berdasarkan % inhibisi dan IC 50.
Metode: Penelitian menggunakan metode kajian artikel dengan acuan dari lima
artikel nasional dan satu artikel internasional dengan membandingkan pelarut
yang optimal, daun sirih yang memiliki antioksidan paling baik berdasarkan %
inhibisi dan IC 50.
Hasil: Didapatkan hasil untuk pelarut yang paling optimal digunakan untuk
ekstraksi metabolit sekunder yaitu etanol dan varietas daun sirih yang memiliki
aktivitas antioksidan paling baik yaitu daun sirih gading dengan % inhibisi 51%
dan IC 50 sebesar 0,75 ppm tergolong antioksidan sangat kuat, sedangkan untuk
antioksidan paling lemah yaitu sirih hutan dengan IC 50 sebesar 1454,7 ppm.
Simpulan: Pelarut optimal digunakan untuk ekstraksi yaitu etanol dan varietas
daun sirih yang memiliki aktivitas antioksidan paling baik terdapat pada daun
sirih gading (Epipremnum aureum) dengan % inhibisi 51% dan IC 50 sebesar 0,75
ppm tergolong antioksidan sangat kuat.