Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Gede Purna Yasa, I Dewa
Susilo, Jatmiko
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2021-11-02 04:20:32
Abstract :
Latar Belakang: Penyakit infeksi menjadi masalah kesehatan di dunia terutama di
negara berkembang seperti Indonesia yang disebabkan rendahnya pengetahuan dan
kesadaran akan pentingnya kesehatan. Sebagian besar penyakit infeksi tersebut
disebabkan oleh bakteri. Kayu secang ( Caesalpinia sappan L.) telah digunakan
sebagai obat tradisional sejak jaman dahulu.
Tujuan: Peneliti ingin mengetahui apakah ekstrak kayu secang (Caesalpina
sappan L.) memiliki aktivitas antibakteri, dan mengetahui senyawa metabolit yang
memiliki aktivitas antibakteri.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode Systematic literature review.
Penelitian dilakukan dengan menganalisis lima artikel yang terakreditasi SINTA
untuk yang nasional dan terakreditasi Scimago untuk yang internasional.
Penelusuran artikel dialkukan melalui database seperti Pubmed, Scolar, dan
Garuda. Penelusuran dilakukan dengan menulis kata kunci seperti ?antibakteri?,
?ekstrak kayu secang?, dan ?Caesalpinia sappan L?.
Hasil: Pelarut yang baling baik digunakan untuk mrngekstraksi kayu secang
(Caesalpina sappan L.) adalah etanol. Ekstrak etanol kayu secang memiliki
kandungan flavonoid, tannin dan saponin yang cukup tinggi. Aktivitas antibakteri
terhadap S. aureus yang tertinggi didapat pada ekstraksi dengan menggunakan
etanol 65% pada suhu 30°C selama 40 menit diamana zona hambat 23,25±1,2021
mm. Ekstrak kayu secang juga berpengaruh pada bakteri Pseudomonas aeruginosa
dengan zona hambat 34,0 ± 2,7 mm. uji dilusi ekstrak etanolik kayu secang terhadap
Staphylococcus aureus kultur murni terdapat pertumbuhan koloni pada media
konsentrasi ekstrak 1% dan 2% sehingga nilai KBMnya adalah pada konsentrasi
3%.
Simpulan: Ekstrak kayu secang (Caesalpinia sappan L.) memiliki kandungan
metabolit skunder flavonoid, tannin, dan saponin. Ekstrak kayu secang
(Caesalpinia sappan L.) memiliki aktivitas antibakteri.
Kata kunci : antibakteri, ekstrak kayu secang, Caesalpinia sappan L