Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Laely, Widyatul
Minarsih, Tri
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2021-11-03 03:47:19
Abstract :
Pengawet dalam jumlah tertentu yang sering digunakan dalam
industri produk makanan adalah natrium benzoat. Natrium Benzoat biasa
digunakan untuk mengawetkan berbagai produk makanan.
Tujuan: Untuk mengetahui berapa kadar Natrium Benzoat yang terdapat pada
produk makanan dan apakah kadar tersebut memenuhi persyaratan Peraturan
BPOM Nomor 36 tahun 2013 dengan persyaratan yang berbeda yaitu 200-
1000mg/kg tergantung jenis produk makanannya.
Metode : Penelitian dilakukan dengan metode literatur Review menggunakan
artikel acuan yang terdiri dari 3 artikel nasional dan 2 artikel internasional.
Hasil : Hasil analisis kuantitaif dengan metode spektrofotometri UV ?Vis. Artikel
1 kadar natrium benzoat sampel Sambel 157,767- 182,2 mg/kg. Artikel 2 rentang
kadar natrium benzoat sampel saus sambel 0774,8-1345,2 mg/kg. Artikel 3
rentang kadar natrium benzoat sampel Cabe giling merah 1690,2 ? 6451,8 mg/kg.
Artikel 4 rentang kadar natrium benzoat sampel saus, kecap, pasta tomat,
minuman ringan 34.7-639.9 mg/kg. Artikel 5 rentang kadar natrium benzoat
sampel yogurt dan acar mentimun pada metode UV 57.0-750.0 mg/kg, sedangkan
pada metode KCKT 11.6-395.0 mg/kg. Didalam peraturan BPOM No. 36 thn
2013 penggunaan Natrium Benzoat produk makanan dibatasi kadarnya dengan
persyaratan yang berbeda yaitu 200-1000mg/kg tergantung jenis produk
makanannya. Berdasarkan BPOM ada beberapa produk yang penggunaan Natrium
Benzoat tidak memenuhi persyaratan yaitu 5 sampel saus, 3 cabai giling dan 2
acar mentimun.
Kesimpulan : Kadar Natrium benzoat pada produk makanan yang beredar adalah
sebesar 11,6 mg/kg- 6431,8 mg/kg. dan terdapat 10 sampel produk makanan
yang tidak memenuhi persyaratan BPOM RI No. 36 Thn 2013.