Abstract :
Latar Belakang : Pestisida merupakan zat berbahan kimia yang digunakan untuk
membantu pertumbuhan tanaman dengan memberantas hama, penyakit, dan gulma
yang mengganggu pertumbuhan tanaman. Penggunaan pestisida, salah satunya
adalah pada sayuran secara berlebihan dapat mengakibatkan gangguan kesehatan
pada manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis pestisida, kadar
pestisida, serta kesesuaian kadar pestisida pada sayuran dengan Batas Maksimum
Residu (BMR) yang ditetapkan oleh Kementrian Pertanian Republik Indonesia.
Metode : Penelitian ini dilakukan dengan metode kajian artikel dengan melakukan
kajian dengan mencari kesamaan diantara beberapa literatur jurnal yang berkaitan
dengan masalah dan tujuan penelitian dan diambil kesimpulan. Sebanyak 2 jurnal
internasional dan 3 jurnal nasional digunakan dalam penelitian ini.
Hasil : Pada kelima artikel ditemukan 9 jenis pestisida dengan kadar bervariasi.
Kadar pestisida klorpirifos sebesar 0,008 mg/kg ? 0,5878 mg/kg, profenos sebesar
0,07 mg/kg, endosulfan sebesar 0,05 mg/kg ? 1,5 mg/kg, imidakloprid sebesar
0,009 mg/kg ? 2,65 mg/kg, emamektin benzoat sebesar 0,07 mg/kg ? 0,92 mg/kg,
lufenuron sebesar 0,67 mg/kg, bifenthrin sebesar 0,03 mg/kg ? 0,66 mg/kg,
diafebthiuron sebesar 0,03 mg/kg ? 0,05 mg/kg, cypermethrin sebesar 0,08 mg/kg
? 1,67 mg/kg. Rentang nilai BMR sebesar 0,01 mg/kg ? 2 mg/kg sesuai dengan
jenis sayuran dan jenis pestisida yang digunakan.
Simpulan : Jenis pestisida yang terdapat pada sampel adalah klorpirifos,
imidakloprid, endosulfan, profenofos, emamektin benzoat, lufenuron, bifentrin,
diafentiuron, dan sipermetrin. Rentang kadar residu yang dutemukan pada sampel
adalah 0,008 mg/kg ? 2,65 mg/kg. Kadar residu pada sampel 1 dan 2 melebihi nilai
BMR yang ditetapkan.
Kata Kunci : pestisida, residu, sayuran, BMR