HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL SUAMI TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI MASA PANDEMIC COVID-19 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MUNCAN LOMBOK TENGAH TAHUN 2021 Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Fitriah, Hadiatun Setyowati, Heni
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2022-06-07 03:42:07
Abstract :
ASI merupakan makanan alamiah atau susu yang mudah dicerna
serta mengandung kompisisi nutrisi yang seimbang untuk tumbuh kembang bayi.
Suami sebagai orang terdekat harus berperan aktif selama pemberian ASI.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan dukungan sosial
suami terhadap pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja puskesmas muncan
lombok tengan tahun 2021.
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif korelatif. Populasinya
sebanyak 51 orang. Sampelnya adalah 36 ibu menyusui. Teknik pengambilan
sampelnya menggunakan probability sampling dengan pendekatan simple random
sampling. Instrumen penelitiannya menggunakan kuesioner dengan teknik analisis
univariate dan bivariate dengan alat uji Chi-Square.
Hasil: Berdasarkan hasil penelitian di wilayah kerja puskemas muncan Lombok
tengan. Dari 36 responden yang memberikan ASI secara eksklusif sebanyak 30
responden dan 6 responden lainnya tidak memberikan ASInya secara eksklusif.
Adapun yang mendapat dukungan sosial suami dengan baik berjumlah 33
responden dan 3 responden kurang mendapat dukungan sosial suami. Hasil analisis
Chi-Square hubungan dukungan sosial suami terhadap pemberian ASI Eksklusif
adalah 0.015 (<0.05) yang artinya terdapat hubungan antara dukungan sosial suami
terhadap pemberian ASI Eksklusif.
Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa responden pada penelitian ini sudah
banyak memberikan ASI secara Eksklusif karna ada dukungan social suami yang
diberikan kepada istri, yaitu sebanyak 30 responden yang berhasil memberikan
ASI Ekslusif dan 6 responden tidak memberikan ASI secara Eksklusif. Diharapkan
kepada masyarakat untuk mendukung dan berkomitmen dalam mensukseskan
seluruh anjuran kesehatan terutama pelaksanaan pemberian ASI eksklusif kepada
bayi sejak lahir sampai dengan berumur 6 bulan karena itu mendukung generasi
yang sehat dan unggul.