Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
WAHYU LESTARI, MUTIA
Apriliana Ramadhani, Melati
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2022-11-30 03:08:39
Abstract :
Latar Belakang: Herba patikan kebo (Euphorbia hirta) merupakan salah satu
tumbuhan yang sering digunakan sebagai obat penyembuhan pada luka. Pada
penelitian ini herba patikan kebo (Euphorbia hirta) akan dibuat dalam bentuk
sediaan salep pada penyembuhan luka sayat tikus putih jantan. Penelitian ini
bertujuan untuk melihat efektivitas dari ekstrak Patikan kebo (Euphorbia hirta)
yang dapat menyembuhkan luka sayat pada tikus putih jantan.
Metode: Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimental yang
diawali dengan ekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol
96%, ekstrak kemudian diuji skrining fitokimia dan diformulasikan menjadi
sediaan salep yang akan diujikan pada hewan tikus jantan dengan konsentrasi
5%,10% dan 15%. Kontrol positif menggunakan povidone Iodine 10% dan kontrol
negatif menggunakan basis salep, pengamatan pada luka sayat tikus dilakukan
selama 21 hari.
Hasil: Hasil skrining fitokimia mendapatkan positif flavonoid, tanin dan saponin.
Lama waktu penyembuhan luka sayat pada salep ekstrak patikan kebo konsentrasi
5%, 10%, 15%, kontrol positif, dan kontrol negatif adalah 13 hari, 12 hari, 9 hari, 8
hari, dan 18 hari. Salep ekstrak patikan kebo konsentrasi 15% menghasilkan
aktivitas paling baik dalam penyembuhan luka karena memiliki efek yang hampir
sama dengan kontrol positif.
Kesimpulan: Skrining fitokimia ekstrak patikan kebo positif mengandung
flavonoid, tanin dan saponin serta lama waktu penyembuhan luka yang paling cepat
yaitu pada konsentrasi 15%.
Kata Kunci: Salep, Patikan kebo (Euphorbia hirta), luka sayat.