Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
PARIYANTI, PARIYANTI
Sunnah, Istianatus
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2022-11-30 04:04:32
Abstract :
Latar Belakang : Labu kuning mengandung senyawa metabolit flavonoid yang
diduga dapat mencegah rambut rontok dan memperbaiki sel-sel rambut yang
rusak. Untuk itu perlu diformulasikan dalam sediaan shampo. Penelitian ini
bertujuan untuk mengevaluasi shampo ekstrak daging labu kuning serta sifat
fisiknya
Metode : Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium.
Sampel yaitu shampo dengan variasi konsentrasi ekstrak sebesar 1% (F1), 5%
(F2), 10% (F3), dan 0% (F-). Evaluasi sifat fisik meliputi evaluasi organoleptis,
homogenitas, pH, viskositas, tinggi busa, dan stabilitas. Data diuji secara statistik
menggunakan one-way anova
Hasil : Berdasarkan hasil pengujian, shampo secara organoleptis memiliki bentuk
cair, berwarna bening (F-), kuning bening (F1), jingga bening (F2), dan jingga
(F3), berbau mentol serta khas labu. Shampo dinyatakan homogen jika tidak
terdapat partikel-partikel kasar pada hasil evaluasi. Nilai pH yaitu 5,73±0,025-
6,33±0,015. Nilai viskositas yaitu 1130±45,83-11440±150,9 cps. Nilai tinggi busa
yaitu 7,3±0,252-11,4±0,208 cm. Hasil uji one-way anova diperoleh nilai
signifikansi 0,000<0,05. Formula shampo yang dibuat stabil selama 14 hari
penyimpanan pada suhu kamar dan uji cycling test
Simpulan : Sediaan shampo dengan variasi konsentrasi ekstrak (0%,1%,5%)
memiliki sifat fisik yang memenuhi syarat, untuk konsentrasi 10% tidak
memenuhi sifat fisik. Semua formulasi shampo ekstrak labu kuning dinyatakan
stabil.
Kata Kunci : shampo, labu kuning, sifat fisik