Abstract :
Latar Belakang : Demam Tifoid merupakan penyakit menular yang biasanya ada di negara
negara penghasilan rendah dan menengah. Demam Tifoid adalah penyakit infeksi Salmonella
Typhi dan demam paratifoid oleh Salmonella Paratyphi A dan B yang dapat mengakibatkan
76% demam enterik secara global. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk menganalisis profil
terapi dan lama perawatan Pasien Demam Tifoid RST dr. Asmir Salatiga.
Metode : Penelitian ini dilakukan secara non eksperimental dengan rancangan metode
deskriptif bersifat retrospektif di rekam medik pasien demam tifoid di RST. dr. Asmir Salatiga
periode Januari ? Desember 2022. Teknik total Sampling dengan jumlah sampel 60 memenuhi
kriteria.
Hasil : Karateristik pasien Demam Tifoid sekitar 62% berjenis kelamin laki-laki dan
Perempuan sekitar 38%, usia balita 3%, usia anak 8%, usia remaja 27%, usia dewasa 32%, usia
pra lansia 15%, dan usia lansia 15%. Profil terapi pasien Demam tifoid si RST dr. Asmir
Salatiga meliputi golongan penisilin (Amoksisilin 1,7% dan ampisillin 1,7%) serta golongan
sefalosporin (Sefotaksim 13,3% dan Seftriakson 83,3%) dengan rute pemberian secara
intravena. Lama perawatan rawat inap pasien demam tifoid dengan frekuensi terbanyak
menggunakan seftriakson dengan rata-rata 3,5 hari.
Kesimpulan : Profil terapi pasien demam tifoid di RST dr. Asmir Salatiga meliputi amoksisilin
(1,7%), ampicilin (1,7%), sefotaksim (13,3%), seftriakason (83,3%) dengan rute pemberian
secara intravena, dan lama perawatan dengan rata-rata 3,5 hari menggunakan seftriakson.
Kata Kunci: Profil terapi, Demam Tifoid.