Abstract :
Empat pilar penatalaksanaan penyakit Diabetes Melitus adalah
latihan fisik, terapi nutrisi medis, edukasi dan farmakologi. Pemilihan media
dalam proses edukasi salah satu komponen penting. Video merupakan salah satu
media yang dapat digunakan dalam edukasi kesehatan. Tujuan penelitian untuk
mengetahui pengaruh video edukasi kesehatan terhadap tingkat pengetahuan
pasien diabetes melitus di Puskesmas Bergas Kabupaten Semarang.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian
Pre Eksperimental. Rancangan penelitian ini yaitu One Group Pretest Posttest.
Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling dengan
instrumen penelitian menggunakan kuesioner DKQ-24. Jumlah sampel yang
digunakan adalah 32 responden. Data hasil penelitian dianalisis secara univariat
dan bivariat dengan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan taraf
kepercayaan 95%.
Hasil: Karakteristik responden pada penelitian ini di dominasi oleh responden
berjenis kelamin Perempuan sebesar 78%, Usia 56-65 tahun sebesar 50%,
pekerjaan IRT sebesar 63%, pendidikan terakhir SD & SMP sebesar 28%, lama
menderita DM 3-5 tahun sebesar 53%, tidak memiliki riwayat keluarga DM
sebesar 75% dan tidak pernah mendapatkan pendidikan kesehatan sebesar 72%.
Pada tingkat pengetahuan responden didapatkan Tingkat pengetahuan responden
sebelum diberikan intervensi didapatkan sebesar 100% dengan kategori Rendah,
0% dengan kategori Sedang dan 0% dengan kategori Adekuat. Tingkat
pengetahuan setelah diberikan intervensi didapatkan sebesar 50% dengan kategori
Rendah, 50% dengan kategori Sedang dan 0% dengan kategori Adekuat. Nilai
signifikan uji bivariat didapatkan 0,000 (<0,05).
Simpulan: Pemberian video edukasi kesehatan melalui media video secara
signifikan berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan pasien PROLANIS diabetes
melitus di Puskesmas Bergas Kabupaten Semarang