Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Budi Kristiawan Da Silva, Philipus
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2024-01-31 02:10:43
Abstract :
Ibuprofen merupakan salah satu obat golongan AINS yang
diperkenalkan pertama kali di banyak negara. Ibuprofen bersifat analgesik,
antiinflamasi dan antipiretik. Kelarutan ibuprofen praktis tidak larut dalam air,
sehingga dalam pembuatan diperlukan cairan pembawa untuk menstabilkannya.
HPMC sebagai suspending agent terhadap sifat fisik suspensi ibuprofen dan
mengevaluasi konsentrasi ibuprofen dalam sediaan suspensi. Konsentrasi HPMC
yang umum digunakan pada pembuatan suspensi adalah 0,45% - 1%.
Metode: Merancang formula, membuat sediaan, dan mengevaluasi sediaan
suspensi. Variasi konsentrasi suspending agent HPMC digunakan yaitu 0,5%,
0,75% dan 1%. Evaluasi yang dilakukan meliputi organoleptik, homogenitas, pH,
viskositas, bobot jenis, sedimetasi. Pengukuran kadar suspensi ibuprofen dengan
menggunakan Spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 220,50 nm.
Analisis data dilakukan pengujian melalui SPSS dengan versi 23.
Hasil: Pengujian mutu fisik suspensi berdasarkan parameter organoleptik
(bentuk, warna, bau, dan rasa) memiliki bentuk cairan, warna putih, bau khas
jeruk, rasa agak manis, pH 5, viskositas berkisar 103,5-1057,3 cPs, bobot jenis
berkisar 1,090-1,103, (g/ml) ukuran partikel berkisar 4,211-5,812 µm, sedimentasi
berkisar 0,84-0,86, dan redispersi berkisar 87%-92%. Kadar suspensi ibuprofen
diperoleh F1 sebesar 99,86 %, F2 sebesar 105,163 %, F3 sebesar 103,503 %.
Kesimpulan: Pengujian mutu fisik suspensi ibuprofen berdasarkan
parameter organoleptik, pH, viskositas, bobot jenis, ukuran partikel,
sedimentasi, redispersi memenuhi syarat sesuai lieteratur. Kadar suspensi
ibuprofen memenuhi syarat 90-110%.