Abstract :
Buah nanas merupakan tanaman yang mengandung vitamin
C, yang dikenal sebagai antioksidan penting bagi tubuh. Infused water adalah air
putih yang diberi tambahan irisan buah atau sayuran segar dan didiamkan
beberapa saat. Pada penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar vitamin C
pada infused water buah nanas dengan variasi suhu dan lama perendaman.
Metode: penentuan secara kuantitatif kadar vitamin C sari buah nanas dan
infused water buah nanas dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Analisis data
menggunakan software SPSS versi 25.
Hasil: Hasil uji kuantitatif penetapan kadar vitamin C sari nanas sebanyak 4,332
± 0,096 mg/100gr, kadar vitamin C dalam infused water suhu ruang dengan
lama perendaman 3 jam, 6 jam dan 12 jam berturut-turut sebanyak 0,744 ±
0,005 mg/100gr, 0,888 ± 0,023 mg/100gr dan 1,162 ± 0,015 mg/100gr , serta
kadar vitamin C infused water suhu kulkas dengan lama perendaman 3 jam, 6
jam dan 12 jam hasilnya berturut-turut sebanyak 0,695 ± 0,012 mg/100gr, 0,841
± 0,019 mg/100gr dan 0,982 ± 0,020 mg/100gr. Kadar vitamin sari nanas lebih
tinggi dibandingkan infused water buah nanas. Hasil uji SPSS dengan uji Post
Hoc Test menunjukkan 2 nilai signifikansi nilai signifikansi >0,05 dan
signifikansi <0,05.
Kesimpulan: Uji post hoc menunjukkan 2 nilai signifikansi, yaitu terdapat
perbedaan signifikan antara kadar vitamin C yakni infused water dengan lama
perendaman 12 jam penyimpananan suhu ruang dibandingkan suhu kulkas, dan
tidak ada perbedaan yang signifikan antara kadar vitamin C terdapat dalam
infused water penyimpanan suhu ruang yang dibandingkan suhu kulkas dengan
lama perendaman 3 dan 6 jam.