Abstract :
Minyak jelantah mengandung senyawa berbahaya seperti asam
lemak bebas, karbonil, dan peroksida, yang dapat menyebabkan dampak
karsinogenik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi adsorben alami
berupa Tepung Gandum (Triticum aestivum L.) dan Tepung Gandum Hitam (Secale
cereale L.) dalam meningkatkan kualitas minyak.
Metode : Penelitian ini dirancang sebagai studi eksperimen komparatif dengan
metode titrasi asidi-alkalimetri dan iodometri menggunakan alat titrasi untuk
membandingkan efektivitas Tepung Gandum (Triticum aestivum L.) dan Tepung
Gandum Hitam (Secale cereale L.) sebagai adsorben terhadap kualitas minyak
jelantah. Data dianalisis menggunakan oneway Anova, uji LSD, dan Independent
Simple T-test.
Hasil : Rata-rata penurunan asam lemak bebas (ALB) menggunakan Tepung
Gandum (Triticum aestivum L.) 10g: -0.4%; 20g: -0.49%, sedangkan pada Tepung
Gandum Hitam (Secale cereale L.) 10g: -0.40%; 20g yaitu -0.46%. Pada rata-rata
penurunan bilangan peroksida menggunakan Tepung Gandum (Triticum aestivum
L.) 10g: -10.504mEq O2/kg; 20g: -17.978 mEq O2/kg, sedangkan pada Tepung
Gandum Hitam (Secale cereale L.) 10g hasilnya -11.11 mEq O2/kg; 20g: -15.352
mEq O2/kg. Adanya perlakuan pemanasan tanpa adsorben membuktikan bahwa
pemanasan berpengaruh dalam meningkatkan kadar asam lemak bebas (ALB) dan
bilangan peroksida.
Simpulan : Tepung Gandum (Triticum aestivum L.) dan Tepung Gandum Hitam
(Secale cereale L.) dapat menurunkan kadar asam lemak bebas (ALB) dan bilangan
peroksida, namun berat dan jenis tepung tidak memiliki perbedaan bermakna
terhadap penurunan kadar asam lemak bebas (ALB) dan bilangan peroksida.